Breaking News

David Cameron

Partai Serikat Buruh Inggris

Partai Serikat Buruh Inggris – Pada suatu konferensi parlemen, Kesatu Menteri Inggris dari Partai Konvensional, David Cameron, berteriak:“ Aksi lakumu semacam politisi mahasiswa, serta lalu jelas saja levelmu hanya dapat semacam itu!” Orang yang dihardik David Cameron tidak lain seseorang atasan belia antagonisme di parlemen Inggris dari Partai Serikat Buruh , Ed Milliband. Hendak namun, Ed lekas menukas:“ Aku dahulu memanglah politisi kampus… tetapi aku tidak sempat keluyuran, bermain lemparlemparan roti, serta memberai- berai restoran”.

Partai Serikat Buruh Inggris

veritasparty – Seperti itu coretan 2 orang sisa mahasiswa yang saat ini mengetuai 2 partai terbanyak di Inggris, Konvensional serta Serikat Buruh . Coretan itu tersua pada laman 34 novel memoar Ed Miliband buatan Mehdi Hasan serta James MacIntyre, Ed: The Milibands and the Making of a Labour Leader.

Baca juga : Apa yang Diartikan dengan Pembangunan Politik?

Perang perkata itu paling tidak menggambarkan karakter dari wujud yang mencuat novel ini mengenai Edward Samuel Miliband. Ed Miliband merupakan seseorang penggerak yang beralih bentuk jadi atasan Partai Serikat Buruh , partai dengan asal usul berumur serta besar di Inggris. Ia yakni sisa penggerak mahasiswa Kolese Corpus Christi- Universitas Oxford, saat sebelum kesimpulannya jadi atasan Partai Serikat Buruh Inggris dikala tiba umur 43 tahun. Ed jadi atasan partai sehabis menaklukkan kakak kandungnya sendiri, David Miliband.

Bukan JFK serta Bobby

Susah memikirkan gimana atmosfer kongres Partai Serikat Buruh Inggris pada Mei 2010 kemudian, menjelang hasil pemungutan suara buat bangku no satu diumumkan selaku pengganti Gordon Brown. Ini momen aneh sekalian luar biasa. Yang berkelahi 2 kerabat kandungan, David serta Ed Milliband, di antara 5 calon yang berkompetisi buat posisi pucuk Partai Serikat Buruh . Ruangan kongres malam itu luang antap sejenak. Suara dihitung. Kemudian tiba- tiba bergemuruh membagikan perkataan aman pada si juara. Si adik, Ed Milliband tersaring mendiami bangku kepemimpinan Partai Serikat Buruh Inggris( perihal. 238). Ed serta David Milliband merupakan angkatan belia partai yang digadanggadang selaku atasan era depan buat mengembalikan kesuksesan Partai Serikat Buruh Inggris. Dalam bermacam perihal, kita menciptakan pertemuan di antara keduanya. Besar serta berkembang bertumbuh di tengah keluarga sosialis yang pekat, keduanya bersama intelek, serta menempuh rute pembelajaran yang serupa semenjak kecil sampai berusia.

Ed menjajaki jejak si kakak berkuliah PPE( Metafisika, Politik serta Ekonomi) di Universitas Oxford. Mereka bersama meneruskan pembelajaran ke program ahli. David ke Massachusets Institute of Technology( MIT) serta Ed ke London School of Economics( LSE), saat sebelum kesimpulannya menjajaki jejak si kakak ke Cambridge- Massachusets selaku fellow di Universitas Harvard( perihal. 81). Mereka memiliki karir politik brilian, mulai dari jadi advokat partai, badan parlemen, hingga bersandar selaku menteri dalam dewan menteri rezim dikala Partai Serikat Buruh berdaulat. Keduanya dekat dengan golongan atas partai, serta ditatap menggantikan 2 angkatan kepemimpinan Partai Serikat Buruh tadinya, Tony Blair serta Gordon Brown.

Malam penuh marah itu sudah selesai. Tetapi permusuhan antardua berkeluarga itu bisa jadi hendak abadi. Semacam kebingungan si bunda, Marion Milliband, kehangatan di tengah keluarga Milliband tidak hendak kembali semacam dahulu. Cerita kedua kakak beradik itu bisa jadi tidak seelok cerita Robert Kennedy, yang jadi kawan terdekat kakaknya John Fitzgerald Kennedy, dalam pertarungan politik di Amerika Sindikat. Dikala berdialog era depan serta kepemimpinan Partai Serikat Buruh , Ed memilah pergi dari bayangan si kakak. Ia menempuh jalur yang untuk mayoritas orang terkesan aneh serta berbau pengkhianatan atas jalinan perkerabatan.

Terbebas dari kecocokan di antara keduanya, David serta Ed Milliband sebetulnya berlainan, bagus karakter perorangan ataupun politik. Bagi Richard Kuper, yang ialah kawan bunda mereka di Federasi Ibrani buat Kesamarataan Palestina, Ed nampak lebih pemalu, tidak individualistis serta lebih introspektif dibanding David Milliband, yang nanti jadi Menteri Luar Negara Inggris pada masa Tony Blair( perihal. 16). Permusuhan keduanya bukan semata- mata tekad politik mencapai bangku Kesatu Menteri Inggris era depan. Terdapat yang lebih elementer: kalau Partai Serikat Buruh Inggris hendak menempuh rute yang berlainan di tangan tiap- tiap dari mereka. Paling tidak, dalam uraian biasa, Ed merupakan seseorang Brownian, sedangkan David seseorang Blairite. Permusuhan keduanya merupakan refleksi pertarungan ideologis mengenai apa yang sepatutnya jadi ruh Partai Serikat Buruh Inggris. David menggantikan angkatan partai yang mau menjaga visi New Labour yang dicanangkan Tony Blair. Ed menggantikan visi konvensional Partai Serikat Buruh selaku partai sosialis. Bila kemenangan Ed menyakiti David, itu nyatanya berbentuk serangan atas buah pikiran New Labour yang diusung angkatan Tony Blair.

Peninggalan Politik Keluarga

Kedua kakak beradik itu berawal dari keluarga kategori menengah kapak kiri yang aktif dalam bumi intelektual ataupun politik marxis di Inggris. Papa mereka seseorang intelektual kiri populer dari Belgia, Ralph Miliband, yang sebab darah Yahudi- nya mengungsi dari Belgia ke Inggris pada masa Perang Bumi II. Bunda mereka Marion Kolzak pula seseorang Ibrani penggerak kiri yang aktif dalam bermacam aktivitas aksi antiperang, pro- perlucutan senjata nuklir, serta kebebasan Palestina.

Di golongan para peminat filosofi marxian, Ralph Miliband sekelas dengan nama- nama semacam Herbert Marcuse, Louis Althuser, Andre Gunder Frank, Ernesto Laclau, Samir Amin, Perry Anderson serta serupanya, yang berikan partisipasi sangat canggih kepada marxisme. Selaku pelarian politik, Ralph Miliband serta istri tidak mempunyai saudara siapa juga di Inggris, melainkan pergaulan intelektual serta politik mereka. Ed serta David berkembang serta bertumbuh dalam area keluarga intelektual yang dipadati bermacam pandangan politik. Berlainan dengan kanak- kanak lain sama tua mereka, semenjak kecil 2 berkeluarga ini terbiasa melihat dialog politik yang berjalan di rumah mereka.

Baca juga : Suasana Politik di Bangladesh Tidak Tentu

Rumah keluarga Miliband merupakan tempat pelabuhan beraneka golongan atas intelektual kiri serta bentuk terkenal Partai Serikat Buruh Inggris dikala itu; komentator adat Raymond Williams yang ialah figur berarti pandangan New Left, ahli sejarah marxis EP Thomson yang jadi komentator penting Partai Serikat Buruh Inggris di zamannya, Tariq Ali si pengarang populer. Tidak hanya itu, golongan atas Partai Serikat Buruh Inggris semacam Ken Livingstone, mantan badan parlemen serta Orang tua Kota London, ataupun Tony Benn, mantan badan parlemen dan menteri dewan menteri Partai Serikat Buruh masa Harold Wilson serta James Callaghan. Ruang keluarga mereka merupakan pentas untuk beraneka ragam pandangan politik yang diperdebatkan oleh para bentuk terkenal itu.

Berlainan dengan David yang lebih dekat dengan si papa, Ed merupakan anak bunda. Bila Ralph berikan banyak akibat intelektual pada kedua buah hatinya, si bunda lebih membagikan gesekan aktivisme kiri dengan mendekatkan mereka pada kegiatan Partai Serikat Buruh . Meski begitu, paling utama pada tahun 1980- an, Ralph lama- lama terpikat masuk zona politik efisien lewat persahabatannya dengan figur kapak kiri Partai Serikat Buruh Inggris, Tony Benn. Apalagi, di rumah Tony Benn, Ralph bersama pengedit New Left Review, Perry Anderson, ahli ekonomi Andrew Glyn serta beberapa badan parlemen dari Partai Serikat Buruh kapak kiri mendirikan The Independent Left Corresponding Society( ILCS)( perihal. 21). Komunitas ILCS ini jadi sejenis“ jembatan calo” di antara intelektual marxis( yang pada umumnya skeptis dengan kemajuan Partai Serikat Buruh ) dengan elemen- elemen kapak kiri Partai Serikat Buruh .

Dalam atmosfer banyak hendak investigasi intelektual seperti itu David serta Ed dibesarkan. Ralph Miliband sering mendesak keduanya buat melihat sekalian ikut serta aktif dalam bermacam dialog politik dengan tamu- tamu terkenal itu. Mereka berdua memuja- muja serta menyangka si papa, yang pula bertugas selaku guru di London School of Economics yang bergengsi, selaku peletak alas dini visi politik mereka yang sosialistik. Visi sosialisme Ed lebih dekat dengan si papa, tetapi mereka berdua memilah jalur politik jauh berlainan dengan Ralph.

Ralph Miliband merupakan seseorang pengkritik kuat Partai Serikat Buruh Inggris. Ia yakin sosialisme tidak hendak sempat dapat direalisasikan lewat Partai Serikat Buruh . Lumayan ironis kala si papa melihat kedua putranya turut berfungsi besar dalam cara tranformasi Partai Serikat Buruh melalui visi New Labour. Pada zamannya, bila Ralph merupakan bentuk yang mengilhami golongan akademisi kiri, hingga Marion jadi gagasan untuk penggerak kiri di Inggris. Si bunda berfungsi besar membuat serta melapangkan jalur politik yang didapat oleh kedua berkeluarga Miliband. Berlainan dengan suaminya, Marion senantiasa memandang Partai Serikat Buruh Inggris selaku alat transportasi yang cocok dengan visi politiknya. Dari si bunda, Ed serta David banyak berlatih mengenai politik akar- rumput.

Tidak membingungkan, besar di area keluarga semacam itu membuat bumi politik lebih mendekati suratan dari opsi untuk kedua berkeluarga Miliband. Hingga baya belasan tahun, politik untuk Ed Miliband lebih selaku pergulatan ilham dari suatu game. Bumi kampus jadi tempat mengasyikkan menurutnya buat mempertajam kapasitas intelektual. Ia giat bertukar pikiran serta berdebat sungguh- sungguh dengan para intelektual belia Partai Serikat Buruh . Tetapi, investigasi intelektual cuma beberapa dari dirinya. Beberapa yang lain, Ed aktif di bumi kegiatan kemahasiswaan serta penggalangan massa.

Ia berlatih berbicara, melaksanakan bujukan serta berkaitan dengan banyak orang dengan beraneka ragam kerangka balik. Keahlian inilah yang di setelah itu hari, kala turun ke bumi politik, membuat pandangan dirinya selaku seseorang coalition builder.

Di antara Brown serta Blair Menjajaki ibunya, kedua berkeluarga Miliband jadi badan Partai Serikat Buruh sekalian melawan ketidakpercayaan bapaknya kalau Partai Serikat Buruh dapat jadi perlengkapan menciptakan kesetaraan serta kesamarataan sosial dalam warga. Dengan nama baik keluarganya dalam pandangan kiri serta aksi Serikat Buruh , karir politik kedua berkeluarga ini melesat kilat. David bertugas selaku karyawan Tony Blair, serta dalam durasi pendek jadi salah satu orang kepercayaannya. Ed direkrut buat menolong Gordon Brown menata bimbingan kebijaksanaan ekonomi Partai Serikat Buruh .

Permusuhan antara Tony Blair serta Gordon Brown merupakan cerita tertentu dalam politik Partai Serikat Buruh Inggris. Permusuhan keduanya lebih berwarna perorangan terpaut siapa lebih layak jadi atasan partai. Walaupun demikan, sejenak bisa dikenali para Brownite mengarah mengutamakan kedudukan negeri dari pasar dalam bermacam kebijaksanaan ekonomi. Lebih dari itu, para Brownite mengarah lebih berkawan dengan kelompok sindikat Serikat Buruh di badan partai, serta menyambut aksi Serikat Buruh selaku salah satu pangkal adat- istiadat Partai Serikat Buruh Inggris. Para Brownite terletak di bagian kiri dari para Blairite.

Di tengah konflik seperti itu, 2 berkeluarga Miliband membuat karir politik sekalian berhadapan, serta jadi loyalis dari pihak yang bentrok. Kala Partai Serikat Buruh sukses mencapai kewenangan, Ed serta David terletak di tengah konflik itu. Keduanya jadi kawan terdekat dari pihak yang bentrok. Di mari, Ed sukses membuat reputasinya selaku duta, yang menjembatani perbandingan opini antara Kantor Departemen Finansial yang dihuni Gordon Brown serta Kantor Kesatu Menteri Toni Blair. Ed mulai membuktikan diri bukan semata- mata bayangan si kakak.

Walaupun keduanya berusaha mengelakkan tanda selaku Brownite ataupun Blairite, tidak bisa dimungkiri konflik yang menjajaki garis patron tiap- tiap jadi dini perbandingan jalur politik keduanya. Terlebih kala angkatan mereka menemukan kesempatan menggenggam tampuk kewenangan Partai Serikat Buruh Inggris. Hendak namun, semacam terjalin pada malam suksesi itu, keakraban Ed dengan golongan aksi Serikat Buruh seperti itu yang setelah itu jadi kunci memastikan kemenangan dirinya atas kakaknya.

Seseorang Sosialis Semacam bapaknya, Ed merupakan seseorang pengkritik komunisme yang kuat dari perspektif demokratik- sosialisme. Tetapi, berlainan dengan David, Ed senantiasa memandang dirinya selaku seseorang“ Kiri”. Dalam bermacam peluang Ed tidak sempat ragu mengatakan dengan cara jelas ia merupakan seseorang Sosialis. Menurutnya, jadi sosialis berarti berani mempersoalkan kapitalisme serta jelas berkata sistem itu menciptakan banyak ketidakadilan dalam warga.

Mengritik kapitalisme bukan berarti meniadakan kehadiran sistem ini, namun mengubahnya lewat rute politik. Dengan posisi politik di bagian“ Kiri” kakaknya, Ed lalu berterus terang mempersoalkan beberapa kebijaksanaan rezim Blair semacam dalam pertanyaan Perang Irak. Ia pula berlagak skeptis kepada kesuksesan pemecahan nonnegara dalam tingkatkan kesamarataan sosial. Ia menyangkal beberapa usaha komersialisasi zona khalayak, semacam pembelajaran, yang dipandangnya hendak terus menjadi memperlebar lembah kesenjangan sosial. Ia yakin, negeri sepatutnya berfungsi melenyapkan lembah itu serta menciptakan kesamarataan sosial.

Dengan perspektif ini, Ed tidak cuma wajib berdekatan dengan golongan konvensional, namun pula nampak radikal dalam hal dalam partai, paling utama untuk golongan Blairite. Ia menegaskan kembali pada jalur politik yang sempat ditempuh Partai Serikat Buruh dasawarsa 1970- an. Tetapi, berkah perspektif itu pula ia sukses merengkuh sokongan golongan aksi Serikat Buruh serta menjamin kemenangannya dalam pemilu dalam partai.

Hendak namun, terbebas dari seluruh dakwaan, Ed mendeskripsi diri terletak di luar faksionalisasi Blairite serta Brownite. Ia malah melantamkan supaya perbandingan di dalam badan partai wajib lekas diakhiri. Lebih jauh, Ed melantamkan perlunya jalur politik terkini untuk Partai Serikat Buruh Inggris yang berlainan dengan New Labour- nya Tony Blair. Suatu jalur yang diilhami oleh novel buatan bapaknya, Ralph Miliband, Socialism for a Sceptical Age: Di seluruh negara, terdapat beberapa orang, tidak tahu banyak ataupun sedikit, yang lagi digerakkan oleh visi menciptakan aturan sosial terkini di mana kerakyatan, kesetaraan serta kegiatan serupa– nilai- nilai inti sosialisme— hendak jadi prinsip kekal dalam badan sosial. Jumlah mereka lalu berkembang serta dalam keberhasilan peperangan mereka seperti itu berdiam impian terbaik untuk manusiawi”( perihal. 57).

Bila politik Ed digerakkan oleh visi yang begitu, bisa jadi dalam durasi tidak sangat lama kita hendak memandang Inggris yang lain. Suatu wajah Inggris yang hendak hadapi arus balik dari gelombang neoliberalisasi versi Margaret Thatcher pada dini tahun 1980- an.

Exit mobile version