1234 Street Name, City Name, United States
(123) 456-7890 info@yourdomain.com

Karir Politik Kilroy

Kilroy merupakan seorang akademisi yang kemudian berpolitik untuk mengabdi. Lulus dari Universitas Liverpool kemudian bekerja sebagai seorang dosen di universitas yang sama. Pengabdiannya sebagai seorang dosen sudah dilalui dalam waktu yang cukup lama. Sebuah dekade untuk mengabdi sebagai seorang akademisi yang cukup sibuk. Tahun 1974 didaulat sebagai awal karirnya di dalam politik. Tahun 1974, Kilroy terpilih sebagai salah satu anggota partai buruh. Keanggotaannya di dalam partai buruh membuahkan peran yang cukup penting dalam sejarah politik inggirs. Tahun 1983, Kilroy terlibat dalam sebuah keputusan penting yang menghilangkan pemilihan umum di inggris.

Meskipun dihilangkan dari sejarah politik inggris, pemilihan umum bukan menjadi satu-satunya jalan untuk mengambil keputusan dalam memilih anggota parlemen. Namun pada tahun 1986, Kilroy memutuskan untuk mengundurkan diri dari kenaggotaannya di parlemen. Pada tahun 1975, sebuah majalah times membuat sebuah berita bahwa Kilroy menulis dalam sebuah bukunya bahwa partai buruh dan seluruh konsensus yang ada di pemerintahan Inggris menggunakan sebuah konsensus palsu yang merugikan rakyat. Tidak terkecuali partai buruh yang dianggap oleh rakyat inggris mampu mewakili kepentingan para buruh di Inggris. Partai buruh dan partai lainnya termasuk juga http://multipoker88.com yang berkuasa di Inggris di anggap telah melakukan sebuah kecurangan yang tidak layak dipertahankan dan di dapatkan oleh rakyat Inggris.

Pemerintahan Inggris yang berasal dari partai-partai tersebut dianggap terlalu diktator kepada rakyat. Sehingga seluruh keperluan dan kepentingan rakyat tidak begitu dapat terlalu terwakili di pemerintahan inggris. Pendapatnya yang menyatakan bahwa pemerintahan Inggris terlalu diktator dan juga terlalu memaksakan kehendak ini membuat buku yang ditulisnya menjadi sangat laris dipasaran karena penasaran karena isinya. Adanya perang kelas yang terus berlangsung cukup lama di antara partai politik di inggris tentu saja membuat suhu politik di kala itu semakin memanas. Suhu panasnya politik karena perang kelas dari setiap partai politik yang ada di inggris memastikan bahwa suhu perang ini sangat tidak layak dipertahankan dan diikutinya.

Selepas karirnya di partai buruh yang dianggap tidak nyaman, dengan ditunjukkan meluncurnya buku politiknya yang berjudul hard labour menjadi penanda awal bahwa karirnya di partai buruh sudah berakhir begitu saja. Kemudian selama beberapa saat pilihannya akhirnya jatuh kepada partai independence yang menjadi pilihan karir politiknya selanjutnya. Sebagai anggota partai yang bukan merupakan orang baru dalam dunia perpolitikan di inggris memastikan bahwa partai indeendence dianggap sebagai pilihan yang cukup jitu untuk berpolitik. Jadi sekalipun bukan merupakan pilihan partai pertama yang dijadikan pelabuhan untuk berpolitik, namun partai independence dianggap jauh lebih baik jika dibandingkan dengan partai buruh yang jauh kalah dalam hal kelasnya yang membuatnya tidak nyaman.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *